Jumat, 21 Oktober 2011

Anti = Hipertensi, Hiper Colesterol, Hiper Urisemia dan Hiper Glikemi.

Dalam meracik keempat formula tersebut ada dua komponen yang terkandung di dalamnya, terdiri dari jamu dasar dan jamu berkhasiat.
Untuk jamu dasar, keempat formula mengandung bahan yang sama, yaitu :
meniran, temulawak, dan kunyit (berfungsi sebagai penyegar).
Sedangkan untuk bahan jamu berkhasiat kandungannya berbeda-beda.

1."Untuk formula antihipertensi, campuran jamu berkhasiatnya terdiri dari daun seledri, kumis kucing, dan pegagan.


Seledri (Apium graveolens L.) memiliki manfaat herbal yang luarbiasa. Akar seledri berkhasiat memacu enzim pencernaan dan peluruh kencing, sedangkan buah dan bijinya sebagai pereda kejang, untuk menurunkan kadar asam urat darah, anti rematik, peluruh kencing, peluruh kentut, afrodisiak, dan penenang.

Daun kumis kucing di teliti mengandung glikosida orthosiphonin yang berkhasiat untuk melarutkan asam urat, fosfat dan oksalat dari tubuh. Terutama dari kandung kemih, empedu dan ginjal.

Khasiat kumis kucing ini bisa digunakan untuk mengobati sejumlah penyakit seperti, infeksi ginjal akut dan kronis, rematik, tekanan darah tinggi, kencing manis, kencing batu serta infeksi kandung kencing.
Pegagan berasa tajam, pahit, dan ada manis menyegarkan serta mendinginkan.  Cara mengkonsumsinya bisa dengan direbus, disayur atau dibuat lalapan
Mengkonsumsi pegagan akan menambah kapasitas kerja otak, meningkatkan kerja otak, mempertajam ingatan, serta bisa digunakan sebagai terapi bagi Anda yang terbiasa lupa.  Pegagan juga dipercaya mampu meningkatkan kemampuan mental, meningkatkan IQ serta meningkatkan kemampuan syaraf memori

 2.Untuk hiperkolesterol, jamu berkhasiatnya daun jati belanda, kemuning, akar kelemba.


Deskripsi:
Daun Jati Belanda (Guazuma ulmifolia Lamk, var. Tomentosa Schum.) bermanfaat dalam pengobatan tradisional maupun modern. Secara tradisional maupun modern, daun jati belanda memang berkhasiat dalam mengatasi masalah kesehatan. Banyak produk obat yang dihasilkan dari daun Jati Belanda. 

Umumnya, ekstrak daun Jati Belanda dimanfaatkan untuk obat pengontrol kolesterol.

Kandungan:- tanin- lendir- zat pahit- damar- musilago (daun)

Khasiat: Daun jati belanda dipercaya bisa meluruhkan lemak dan menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Kelembak (Rheum officinale)ditemukan oleh para herbalis Cina ribuan tahun yang lalu. Dan sampai sekarang digunakan untuk pengobatan. Bagian tanaman yang digunakan adalah akarnya (Radix). Berdasarkan pengalaman empiris dan hasil penelitian. Kelembak mempunyai khasiat memperlancar buang air besar (laxative). Secara tradisional kelembak dipakai sebagai obat tradisional dapat dikonsumsi dengan cara :
-    Diseduh sebagai teh, 1-2 g serbuk simplisia diseduh dengan 150 ml air mendidih, setelah disaring diminum sebelum tidur malam.1)
-    Digodog (direbus), 6-15 g akar kering direbus, kemudian airnya diminum.3)Namun sekarang ini sudah banyak dijumpai sediaan yang lebih praktis penggunaannya yaitu dalam bentuk ekstrak yang sudah dikemas dalam sediaan kapsul.
KHASIAT DAN MANFAAT KELEMBAK :1.Memperlancar buang air besar (BAB), 2.Melancarkan menstruasi, 3.Membantu mengatasi sakit kuning, 4.Membantu menghentikan pendarahan, 6.Mencegah pertumbuhan bakteri
Dalam sebuah penelitian, secangkir infus kelembak segar yang diminum setiap pagi atau malam menjelang tidur dapat mengatasi konstipasi (susah buang air besar).

 3.Sedangkan untuk hiperurisemia (asam urat) terdiri dari daun kepel, tempuyung, dan secang.

Khasiat
Minuman penyegar
Mengharumkan bau badan
Menurunkan asam urat darah
PERINGATAN
Diminum siang hari


Kandungan kimia yang terdapat dalam daun tempuyung adalah ion-ion mineral antara lain; silika, kalium, magnesium, natrium dan senyawa organik macam flavonoid (kaempferol, luteolin-7-0-glukosida dan apigenin-7-0-glukosida), kumarin (skepoletin), taraksaterol, inositol, serta asam fenolat (sinamat, kumarat dan vanilat).
Secara empiris tanaman tempuyung bisa digunakan untuk mengobati beberapa macam penyakit. Tidak hanya batu ginjal atau sakit pinggang, tetapi juga penyakit lever, jantung, sampai tekanan darah tinggi. Selain itu, tempuyung juga digunakan sebagai obat memar akibat benturan dengan cara menempelkannya pada bagian yang bengkak, menghilangkan rasa lesu, dan rasa pegal-pegal. Di Cina daun tempuyung digunakan sebagai obat dan insektisida.


BAGIAN YANG DIPAKAI:
Kayu. Kulitnya dibuang, dipotong-potong lalu dikeringkan.

KEGUNAAN:
- Diare, disentri.
- Batuk darah pada TBC.
- Muntah darah, berak darah, luka berdarah, memar berdarah.
- Luka dalam.
- Sifilis, darah kotor, Radang selaput lendir mata.
- Malaria.
- Pengobatan setelah bersalin.
- Tetanus.
- Pembengkakan (tumor),
- Nyeri karena gangguan sirkulasi darah dan Ci.

 4,Sementara untuk hiperglikemia campuran, jamu berkhasiatnya terdiri dari sambiloto, brotowali,"

Tanaman ini banyak dimanfaatkan sebagai anti kanker dan mengobati diabetes mellitus, tekanan darah tinggi (hipertensi), dan tumor paru.  Sambiloto mempunyai sifat mematikan dan membunuh sel  kanker, merusak inti sel tumor, dan meningkatkan daya tahan tubuh.
 Bagi pengobatan luar atau eksternal dapat dilakukan dengan cara  melumat bagian tanaman kemudian ditempelkan ke bagian yang sakit atau luka. Penyakit tersebut antara lain memar, digigit serngga, kudis, eksim, dll.

Bagian yang dipakai dari tanaman brotowali adalah Batang. Adapun kegunaannya antara lain :
1. Rheumatic arthritis, rematik sendi pinggul (sciatica), memar.
2. Demam, merangsang nafsu makan, demam kuning.
3. Kencing manis.
Cara pemakaian batang brotowali adalah dengan merebus 10 hingga 15 gram dan meminum air rebusannya. Sedangkan untuk pemakaian luar, air rebusan batang dipakai untuk mencuci koreng, kudis, dan luka-luka.
Berikut jika Anda tertarik untuk menggunakan Brotowali sebagai obat.

  • Rheumatik :
1 jari batang brotowali dicuci dan potong-potong seperlunya, direbus dengan 3 gelas air sampai menjadi 1 1/2 gelas.  Setelah dingin disaring, ditambah madu secukupnya, minum.  Anda bisa meminumnya sehari 3 x 1/2 gelas.
  • Kencing manis :
1/3 genggam daun sambiloto, 1/3 genggam daun kumis kucing, 3/4 jari ± 6 cm batang tanaman dicuci dan dipotong-potong, direbus dengan 3 gelas air sampai menjadi 2 gelas. Diminum setelah makan, sehari 2 X 1 gelas.
 Bila keempat formula tersebut sudah terbukti khasiatnya maka selanjutnya akan dilakukan ekstraksi.
"Hasil sementara cukup bagus karena bisa menurunkan kadar kolesterol kira-kira 20 persen.
Untuk hipertensi bisa menurun sekitar 20 persen setelah menjalani terapi selama satu bulan,"

Sumber : dari berbagai sumber.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar